Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Membedakan Lontong Tahu dengan Tahu Tek

Mahfudin Akbar by Mahfudin Akbar
22/01/2020
in Destinasi
Membedakan Lontong Tahu dengan Tahu Tek

courtesy: Flickr - Wedhos Ghibas

Lontong tahu dan tahu tek merupakan kuliner yang sangat identik. Keduanya memiliki banyak persamaan. Namun jangan berpikir kalau kuliner ini sama ya Nabs. Ada perbedaan fundamental antara keduanya.

Kuliner Jawa Timur tak bisa dilepaskan begitu saja dari yang namanya tahu. Ia tak cuma jadi lauk pauk semata. Di beberapa jenis makanan, tahu jadi bagian penting, bahkan menjelma jadi bintang utama dari sebuah sajian kuliner.

Di Jawa Timur, ada dua jenis kuliner khas yang menggunakan tahu sebagai bahan utamanya. Mereka adalah lontong tahu dan tahu tek. Selain menempatkan tahu sebagai sebutan nama dan bahan utamanya, banyak kesamaan lain yang ada pada lontong tahu dan tahu tek.

Kesamaan pertama adalah penggunaan lontong. Pada sajian lontong tahu, keberadaan makanan yang berasal dari beras tersebut adalah keniscahyaan. Lha wong sebutannya saja sudah “lontong” tahu. Agak aneh kalau tidak ada lontong di dalamnya.

Hal yang serupa juga terjadi pada sajian tahu tek. Meski tak ditempatkan pada penamaan, lontong merupakan bagian penting dari tahu tek khas Jawa Timur.

Persamaan lain yang cukup kentara adalah penggunaan sambel kacang. Baik lontong tahu dan tahu tek sama-sama menggunakan sambel kacang. Kacang yang sudah dihaluskan bersama dengan bumbu dapur lain menjadi pemberi rasa khas.

Baca Juga: Lontong Tahu Khas Bojonegoro, Kuliner yang Wajib Dicicipi

Oh ya, lontong tahu dan tahu tek ini juga sama-sama menggunakan sayuran. Jenis sayurannya pun sama persis; kecambah alias tauge. Sayuran tersebut dipastikan muncul pada sajian lontong tahu dan tahu tek khas Jawa Timur.

Lalu, apa dong yang membedakan lontong tahu dan tahu tek? Kok dari tadi bahas persamannya terus menerus? Hmmm~

Jadi nih Nabs, sebenarnya ada perbedaan paling mendasar antara lontong tahu dan tahu tek. Yakni dalam penggunaan bumbu petis.

Petis merupakan bumbu yang biasanya digunakan oleh banyak makanan khas Jawa Timuran. Bumbu petis ini terbuat dari ikan, udang, bahkan kerang yang ada di laut. Bahan-bahan seperti ikan dan udang itu diolah sedemikian rupa hingga teksturnya berubah jadi pasta.

Petis itu jadi bumbu penting dalam sajian tahu tek. Petis diulek bersama dengan bumbu kacang untuk kemudian disiramkan di piring yang sudah ada lontong, tahu dan sayurannya.

Hal ini bertolak belakang dengan lontong tahu yang tak menggunakan petis sedikitpun dalam campuran sambel kacangnya. Pada lontong tahu, bumbu kacang biasanya diulek bersama cabai mentah, beserta bawah merang dan bawang putih.

Keberadaan petis ini membuat rasa dari lontong tahu dan tahu tek ini berbeda jauh. Lontong tahu dominan dengan rasa manis gurih karena kombinasi sambel kacang dan kecap manis. Sedangkan tahu tek identik dengan rasa gurih khas bumbu petis.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Coba Lontong Balap Khas Surabaya

Selain pada tahu tek, bumbu petis ini juga kerap digunakan pada makanan khas Jawa Timur lainnya. Contohnya adalah lontong balap, lontong kupang, rujak cingur, dan tahu campur.

Jadi begitu Nabs. Perbedaan utama antara lontong tahu dengan tahu tek terletak pada bumbu petisnya. Meski dari mayoritas bahan dan tekstur sangat mirip, ada perbedaan yang cukup mencolok dari kedua hidangan ini.

Kamu sendiri lebih suka yang mana? Lontong tahu yang rasanya manis-manis sedap, atau tahu tek dengan bumbu petisnya yang punya rasa gurih mantap?

Tags: Kuliner Jawa TimurLontong TahuTahu Tek
Previous Post

Mereka yang Bermasalah dengan Kesepian

Next Post

Melatih Manajemen Emosi melalui Film

BERITA MENARIK LAINNYA

Gang Sedeng, Sudut Kreatif Kaum Urban Bojonegoro
Destinasi

Gang Sedeng, Sudut Kreatif Kaum Urban Bojonegoro

05/12/2025
Sendang Banyu Urip, Penopang Ekosistem Lapangan Migas
Destinasi

Sendang Banyu Urip, Penopang Ekosistem Lapangan Migas

28/11/2025
TPG Stadium: Lapangan Bola Klusur-Klusur di Balen Bojonegoro
Destinasi

TPG Stadium: Lapangan Bola Klusur-Klusur di Balen Bojonegoro

29/09/2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Di Antara Lapar dan Debu

Di Antara Lapar dan Debu

18/02/2026
Warga Desa Trucuk Antusias Mengikuti Praktik Pengelolaan Sampah Untuk Menambah Penghasilan Rumah Tangga

Warga Desa Trucuk Antusias Mengikuti Praktik Pengelolaan Sampah Untuk Menambah Penghasilan Rumah Tangga

18/02/2026
Cahaya di Ufuk Barat: Kisah Perburuan Hilal Awal Ramadhan dari Masa ke Masa

Cahaya di Ufuk Barat: Kisah Perburuan Hilal Awal Ramadhan dari Masa ke Masa

18/02/2026
‎Sejarah Desa Mori, Jejak Tionghoa di Kelokan Bengawan

‎Sejarah Desa Mori, Jejak Tionghoa di Kelokan Bengawan

17/02/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: