Pelajaran dari Luka yang Sama
Perubahan sosial, pada akhirnya, selalu bersifat kolektif. Ia menolak pahlawan tunggal dan merayakan kerja bersama—langkah kecil yang diulang, tangan yang ...
Perubahan sosial, pada akhirnya, selalu bersifat kolektif. Ia menolak pahlawan tunggal dan merayakan kerja bersama—langkah kecil yang diulang, tangan yang ...
Selama kita masih merasa bersih di tengah sungai yang kotor, demokrasi tak lebih dari busa: tampak banyak, mengilap sesaat, lalu ...
Jika desa kehilangan nafas, negara akan kehilangan akarnya. Dan pohon tanpa akar, betapapun tinggi gedungnya, akan roboh oleh angin sejarah ...
Kelak, ketika tahun-tahun bergeser dan nama-nama memudar, semoga ada yang mengingat kita bukan karena kemenangan, melainkan karena keberpihakan. Bukan karena ...
Ada sesuatu yang bergeser pada Natal kali ini. Ia tidak lagi berdiri tegak dengan dada dibusungkan cahaya, melainkan menunduk pelan, ...
Desa hari ini sedang diuji: apakah ia tetap menjadi ruang hidup yang merdeka, atau sekadar ladang basah bagi predator berseragam ...
Aset terbaik bangsa ini bukanlah pesawat baru atau regulasi setebal buku telepon. Aset terbaik kita adalah keberanian mengambil risiko dan ...
Seberapa sering kita melihat aparat sibuk berfoto di lokasi banjir, sementara korban mengetuk pintu dapur tetangga karena pemerintah terlambat? Di ...
Bukit Barisan, dengan semua luka yang kita paksakan padanya, kini menjadi cermin paling jujur tentang siapa kita: makhluk yang tak ...
Di tengah bau tanah basah yang belum sempat kering, kita mendengar suara Chay Asdak (Pakar hidrologi dari Universitas Padjadjaran) berbicara—pelan, ...