Jejak Karya dan Jejaring Ulama Bojonegoro di Tanah Haramain
Kota Bojonegoro punya hubungan emosional yang cukup kuat dengan Tanah Haramain (Makkah-Madinah) sejak abad ke-19 (1800 M). Berikut ulasannya. Bojonegoro...
Read moreKota Bojonegoro punya hubungan emosional yang cukup kuat dengan Tanah Haramain (Makkah-Madinah) sejak abad ke-19 (1800 M). Berikut ulasannya. Bojonegoro...
Read moreMaulana Sayyid Jamaluddin Akbar atau Sayyid Jamaluddin Azmatkhan atau Syekh Jumadil Kubro (1270-1453 M) dikenal sebagai ulama terkemuka, di mana...
Read morePesantren Klotok Padangan, merupakan episentrum dan pilar persebaran islam era kolonial. Keberadaannya terbukti secara ilmiah dan empiris mempengaruhi munculnya sejumlah...
Read moreHappy berwirausaha, begitulah kalimat bijak Eka Vitria Nanda, mahasiswa Prodi PAI, Fakultas Tarbiyah, Unugiri yang kini memiliki usaha Donatsu Javanes...
Read moreNama Pesantren Bringan sebagai punjer peradaban islam abad ke-19, tak lepas dari sosok ulama kharismatik bernama Kiai Abdul Qodir Munada....
Read moreSegalanya berawal dari keraguan. Ilmu pengetahuan, peradaban, bahkan hingga perasaan cinta, dibangun dari sebuah keraguan. Begitulah, Rene Descartes, si Bapak...
Read moreArmoury Sport jadi nama vendor jersey yang cukup populer selama tiga tahun terakhir di Kota Bojonegoro. Ini terbukti dengan banyaknya...
Read moreTak selamanya cinta hadir dari pandangan mata. Ada kalanya, ia datang justru saat mata tak mau melihatnya. Syahdan, Dewi Roroyono...
Read moreBanyak hikayat tentang Imam al Ghazali. Satu di antara yang banyak itu, adalah kisah tentang seekor lalat yang kehausan. Seekor...
Read moreMaulana Syamsudin Tabrizi berkunjung ke rumah muridnya, Jalaluddin Rumi. Setelah berbincang dan mengudap makanan, Syams pun meminta muridnya itu untuk...
Read more