Lelaki Hutan Bulan Juni dan Kereta Tiba Pukul Berapa?
Kamu sedang asyik makan sunyi di warung bakso, ketika gawaimu berbunyi halo. Ada panggilan dari kantor mimpi di Jakarta. Besok ...
Kamu sedang asyik makan sunyi di warung bakso, ketika gawaimu berbunyi halo. Ada panggilan dari kantor mimpi di Jakarta. Besok ...
Pukul 10.00 matahari mulai menyeruak masuk ke ventilasi kamarmu. Benteng pertahananmu, berupa dua lembar kain yang disematkan jadi gorden tak ...
Sore itu, kau masih terlelap dalam mimpi-mimpi surealis. Tiba-tiba satu denting dari ponselmu membangunkanmu. Keringat bercucuran, membuat kaos putih dengan ...
Minggu pagi, Aya mengajak Bama menemaninya pergi berbelanja ke pasar tradisional. Aya berniat membeli berbagai macam kebutuhan makanan untuk beberapa ...
Dia mengenal stadion Letjen H. Soedirman seperti dia mengenal ukuran bajunya sendiri. Di tempat ini, ribuan umpatan dan pujian telah ...
Saat bapaknya wafat, bukan air mata yang keluar dari celah matanya. Justru mulutnya tampak komat-kamit merapal kalimat penuh ketegaran. Orang-orang ...
Setengah enam pagi menjemputmu dari mimpi. Meski semalam kamu intim dengan begadang hingga larut pagi. Matamu masih mengantuk saat pagi-pagi ...
Aku tahu, tidak ada yang lebih menyedihkan selain diputus melalui pesan WA. Dan aku merasakan kesedihannya. Tapi aku biasa saja. ...
Sore itu kau dihantam rasa hampa. Diterpa hening sepi. Dan terjerembab dalam kekosongan. Seketika, rasa yang mampu muncul hanyalah lapar. ...
Di lesehan warung kopi teras terminal, aku mengacuhkan kopi. Cairan hitam pekat penunggang cangkir itu mendadak dingin. Sedingin gawai yang ...